ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Manfaat daun pepaya - sangat berkhasiat

Friday, July 12, 2019

Sebelumnya kita telah membahas buah pepaya, kali ini kita akan membahas daunnya.
daun pepaya memiliki kandungan Tocophenol sebanyak 35 mg dalam setiap 100 mg. Sedangkan pada daun pepaya yang masih muda terkandung enzim papain. Enzim ini biasanya identik dengan getah berwarna putih kental yang berfungsi untuk memecah protein, karena bersifat proteolithik.

Sedangkan pada daun pepaya tua mengadung senyawa fenolik. Namun secara umum daun pepaya mengandung papain 10 %, khimoprotein 45 %, dan lisozim 20 %. Enzim khimoprotein akan berfungsi sebagai katalisator dalam reaksi hidrolisis antara protein dan poplipetida. Sedangkan enzim lisizim merupakan zat antibakteri yang bekerja dengan cara memecah dinding sel bakteri.

Sedangkan, rasa pahit daun pepaya disebabkan oleh kandungan alkaloid karpain yang sangat efektif digunakan untuk menurunkan demam, mereduksi tekanan darah, dan membunuh mikroba seperti amuba.
Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan
Dengan kandungan zatnya yang begitu banyak, berikut manfaat daun pepaya untuk kesehatan yang baik untuk pencegahan penyakit hingga pengobatan.

Manfaat Daun Pepaya

  1. Bagi ibu yang sedang menyusui, manfaat daun pepaya yang dapat diperoleh yaitu membantu melancarkan ASI. Caranya adalah menggunakan lima lembar daun pepaya yang diletakkan di atas api hingga layu, kemudian tempelkan pada bagian payudara, kecuali pada puting saat masih hangat.
  2. Memperkuat tulang dan gigi
    Dengan kandungan alami yang dimiliki oleh daun pepaya, dapat memperkuat tulang dan gigi. Konsumsilah sayur daun pepaya yang dapat disajikan dengan berbagai sajian.
  3. Mengobati nyeri haid
    Sebagian perempuan mengalami nyeri perut saat dan menjelang haid. Kandungan daun pepaya dapat meredakannya. Gunakan satu lembar daun pepaya mentah, air, asam jawa, dan garam, rebus hingga matang. Minumlah air rebusan tersebut.
  4. Menghilangkan jerawat
    Tumbuk dua lembar daun pepaya tua yang sudah di jemur sebelumnya. Campurakan air hangat pada tumbukan tersebut, kemudian oleskan pada muka yang berjerawat selama kurang lebih 20-30 menit. Kemudian bilas dengan air bersih.
  5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Daun pepaya bergizi karena mengandung nutrisi yang kuat dan penting yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membentengi tubuh terhadap penyakit, kuman, dan infeksi. Daun pepaya menjaga penyakit kronis dan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
  6. Mengatasi tekanan darah tinggi
    Sebagai penurun darah tinggi dapat digunakan rebusan lima lembar daun pepaya dengan setengah liter air. Minum air rebusan tersebut dengan menambahkan gula tau madu sebagai pemanis.
  7. Mencegah penyakit kanker
    Pada batang daun pepaya mengandung getah putih seperti susu (white milky latex). Liquid inilah yang yang berpeluang dikembangkan sebagai zat antikanker. Hasil penelitian ini dikutip oleh Journal Society of Biology. Getah ini pun secara otomatis akan ikut terkonsumsi ketika memakan daun pepaya dalam bentuk apa pun.
  8. Membantu pertumbuhan rambut
    Manfaat daun pepaya untuk kesehatan yang berikutnya adalah melimpahnya kandungan phytochemical yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut. Zat inilah yang mampu mencegah masalah rambut seperti kulit kepala gatal, kebotakan, penipisan rambut, dan rambut patah.
  9. Melawan diabetes
    Penderita diabetes juga dapat merasakan manfaat daun pepaya, yaitu dalam meningkatkan sensitivitas glukosa; mengurangi kadar gula yang tinggi dan mengurangi biomarker yang berhubungan dengan diabetes tipe II.
  10. Sebagai penambah nafsu makan
    Salah satu manfaat daun pepaya untuk kesehatan adalah membantu mengatasi masalah anak yang susah makan. Tumbuk daun pepaya kemudian disaring, ambil airnya. Air inilah yang dapat digunakan sebagai obat penambah nafsu makan anak
Sumber antioksidan yang
  mencegah kelebihan glukosa dalam aliran darah; yang juga dapat mengurangi kerusakan bahwa diabetes dapat menyebabkan kerusakan organ, kerusakan saraf, luka dan sebagainya. Ini mempercepat penyembuhan luka pada pasien diabetes dan mencegah stres oksidatif.
Share This :

0 komentar

Note: Only a member of this blog may post a comment.